Bersykur Yukkk!!!

Syukur dalam setiap keadaan, ya pas bener jargon ini kita amalin bener-bener. Karena dah jelas bahwa yang pandai bersyukurlah akan dilebihkan kemudian. Terkait saat ini respect kita yang bersyukur kalau sudah mendapat sesuatu impian kita, nah sekarang kita coba tarik sedikit. Membumikan kembali nilai syukur dengan harapan ridho dari langit (Allah Yang Maha Kaya maksudnya), dan menjalani penuh dengan keimanan bahwa bersyukur itu memang harus setiap saat. Susah senang, kaya miskin, lapang maupun sempit. Karena tidak ada satu celah pun untuk dapat kita tidak bersyukur. Gak percaya, ya coba aja pikirkan apabila perlu hitung nikmat siapa dan berapa yang kita pakai dari mulai kita bangun tidur sampai bangun tidur sampai bangun tidur lagi hehehe.  Kita masih beriman, dengannya kita bisa membanggakan dan mengagungkan Allah sang Kholik kita. Kita masih sehat dalam hidup, punya uang walau sedikit, bisa makan , nonton tv , jalan jalan de el el.

Hufts, terbayang kalau memang dalam keadaan bagaimanapun kita wajib bersyukur. Gak kenal waktu, tempat, dan kejadian apa yang sedang kita alami. Rasa syukur itu harus selalu ada walau dalam bentuk yang selemah-lemahnya yaitu dalam hati. But tak apa masih permulaannya. Senantiasa memuji asmaNya. Syukur juga gak terlalu susah kok. Secara universal, pokoknya yang pokok pokok dikerjain, yang sunnah ditekunin, and ridho ma setiap ketentuan Allah. Merasa cukup dalam setiap kejadian, sekali lagi merasa “cukup dalam setiap kejadian” maka yang Maha Mencukupkan pasti akan mencukupkan segala kebutuhan kita. Makanya, dalam do’a jangan tanggung tanggung. Jujur aja sama yang Maha Mendengar. Misalnya kamu yang anak kuliahan lagi butuh tempat tinggal (in the kost) ya berdo’anya minta biar bisa punya rumah sendiri. Hehehe .Tapi jangan lupa ikhtiarnya, ya usaha dong gimana biar punya rumah . Allah tahu kok sebesar apa yang cocoknya buat kita. Kalau belum dikira cocok punya rumah sendiri, paling tidak dipermudah mendapat tempat kost yang baik dan murah. Yups, setuju kan??????

Ya, dengan syukur kita bisa menyeimbangkan segala impian kita. Kalau bulan ini kita masih masih miskin dan butuh kaya biar rajin bersedekah, bisa naik haji dan umroh, ya bersukur aja. Barangkali bulan atau tahun depan kita kaya. Kalau hari ini kita masih ngontrak ya bersyukur aja , barangkali 30 hari lagi kita bisa beli rumah sendiri. Kalau hari ini nilai ulangan/hasil ujian kita masih kurang bagus, ya bersyukur aja. Barangkali semester depan kita juara satunya, heheheheh. Gampang kan????

Tapi jangan cuman bilang gampang aja, ntar lu di bilang gila. Loh kok di bilang gila, ya iya. Gila kalau cuman ada rasa syukur diiringi do’a , eh kita malah enak-enakan tidur, baca komik, nonton gossip di tv de el el. Semua punya hukum, semua ada sebab akibat. Maksudnya, ya harus tetap ikhtiar. Yang miskin hari ini ya kudu kerja dan sedekah, yang mau nilai ulangannnya bagus ya kudu rajin belajarnya. Nah, setelah itu dilaksanain barulah kita serahkan kepada Dia tempat kita berserah.

Kalau kita hari ini diberi sehat, pergunakan untuk bekerja secara ikhlas, membantu sesama, juga beribadah. Kalau hari ini kita punya uang sedikit, sisihkan dari yang sedikit itu untuk sedekah. Kita bisa makan, ya usahakan dari yang halal. Bisa nonton tv, ya tontonlah siaran televisi yang mendidik bukan yang menghardik. Bisa jalan jalan, ya usahakan jalan-jalannya ke Tanah Suci (Ibadah Haji maksudnya) atau saling mengunjungi untuk silaturahmi ke teman teman terdekat kita. Nah, mudah  banget ya???

So, bersyukur to everytime and everywhere . “